Sabtu, 31 Oktober 2015

MENGENALI GEJALA PENYAKIT RMATIK

Penyakit Rematik umumnya menyerang orang tua, namun tetap tidak menutup kemungkinan anda orang muda juga bisa terkena salah satu Jenis Penyakit Rematik, karena disebabkan gaya hidup tidak sehat. Mandi yang dilakukan pada malam hari juga termasuk salah satu penyebab rematik, terutama di kota sibuk.


Penyakit Rematik

Rematik merupakan sekelompok penyakit yang menyerang berbagai organ dan jaringan tubuh seperti tulang, otot, bahkan darah atau oragan tubuh lainnya. Selain itu Rematik juga dapat berujung pada bahaya karena ketika telah mencapai tingkat kronisnya rematik dapat menjadi salah satu penyebab kelumpuhan pada anggota gerak tubuh penderita.

Penyebab Penyakit Rematik dapat disebabkan karena kegemukan dan peradangan. Peradangan ini terjadi karena kelebihan hasil metabilisme zat purin yang tertimbun di persendian dan dapat menyebabkan Rematik. Selain itu Penyebab Rematik dapat dipicu oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk kerentanan genetik, infeksi virus atau perubahan hormon. Perempuan akan rentan terkena Penyakit Rematik dibandingkan laki-laki. Karena pada wanita yang sudah terkena Rematik, kehamilan dan menyusui dapat memperburuk kondisinya.

Rematik termasuk dalam kelompok penyakit reumatologi, yang menunjukkan suatu kondisi dengan nyeri dan kaku yang menyerang anggota gerak atau sistem muskuloskeleton, yaitu sendi, otot, tulang, maupun jaringan di sekitar sendi. Rematik banyak jenisnya, termasuk diantaranya asam urat (gout arthritis) yang merupakan jenis rematik yang paling populer dan banyak diderita penduduk Indonesia.

Penyakit Rematik atau yang dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun dan diketahui terbagi dari beberapa Jenis, yang diantaranya yaitu Osteoartritis, Artritis Rematoid, Polimialgia Reumatik, Artritis Gout.

Penyakit Rematik dapat dicegah, sebelum terserang Rematik anda bisa mengatasinya dengan melakukan olahraga yang aman, kurangi aktifitras fisik yang berlebihan, idealkan berat badan, kurangi makanan yang bersumber lemak hewani, relaksasi, hindari pemakain sepatu hak tinggi bagi kaum wanita. Selain itu banyak obat untuk rematik beredar dipasaran.

Namun, obat tersebut hanya mengatasi rasa sakit untuk sementara waktu. Setelah beberapa saat, rasa nyeri atau sakit itu timbul kembali. Pada dasarnya Anda dapat mengontrol kesehatan sendiri sebelum terjadi serangan yang lebih berbahaya. Perawatan sendiri merupakan usaha yang paling mudah dan tentunya aman.

Anda tentunya harus mengenal Ciri-Ciri Penyakit Rematik agar anda bisa menanggulanginya dengan cepat. Banyak media informasi seperti halnya situs-situs di internet yang akan memberikan informasi tentang apa saja Gejala Penyakit Rematik. SitKes.com pun tidak ingin ketinggalan untuk membantu anda semua dengan menghadirkan informasi tentang Pencegahan Penyakit Rematik. Dan lebih baik memang langsung saja anda semua simak Cara Mencegah Penyakit Rematik seperti dibawah ini.

Olahraga Ringan

Olahraga yang teratur memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil resiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi. Selain itu, olahraga memberi efek menghangatkan tubuh sehingga mengurangi rasa sakit dan mencegah pengendapan asam urat pada ujung-ujung tubuh yang dingin karena kurang pasokan darah.

Terapi Herbal

Terapi herbal dilakukan dengan memanfaatkan tumbuhan obat yang diramu. Terapi ini sudah lama dikenal dan dipraktekkan sejak berabad-abad lalu. Sudah banyak bukti empiris yang menunjukkan keampuhan herbal mengatasi hampir semua penyakit. Beragam jenis tanaman obat juga sudah diteliti secara laboratorium untuk mengetahui kandungan zat dan efeknya.

Demikianlah beberapa informasi tentang Penyakit Rematik seperti diatas yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain mengetahu Gejala Penyakit Rematik, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Penyakit Rematik.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT PARKINSON

Penyakit Parkinson berasal dari nama seorang dokter Inggris yang bernama James Parkinson yang merupakan suatu penyakit yang umum dan terdapat diseluruh dunia. Jumlah penderita Parkinson ini semakin meningkat drastis sesuai usia sampai kira-kira 1/200 pada usia diatas 70 tahun. Pada umumnya, Penyakit ini berlangsung progresif secara berangsur selama bertahun-tahun dan pada 40-70 % dari penderita disusul dengan keruntuhan mental dan suatu bentuk demensia yang agak berlainan dengan Alzheimer.

Parkinson

Penyakit parkinson merupakan salah satu penyakit yang doitandai dengan keadaan degeneratif yang biasanya mengenai jaras ekstrapiramidal yang kandungannya berupa neurotransmitor dopamin dan juga karakternya berpa trias yang biasanya terdiri dari akinesia atau hambatan gerakan, rigiditas, tremor atau gerakan gemetar yang terjadi dari atas ke bawah dan biasanya akan mengenai bagian anggota gerak atas.

Parkinson dapat disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan, misalnya cedera kepala atau paparan pestisida. Sering kali penyebab seseorang menderita parkinson adalah karena kombinasi dari keduanya. Pria secara umum lebih berisiko terkena penyakit ini dibandingkan wanita. Penyakit ini merupakan hasil dari kerusakan sel pada beberapa daerah di otak, khususnya substansia nigra, daerah yang bertanggung jawab atas produksi dopamin. Dopamin adalah senyawa kimia otak yang mampu mengantarkan sinyal di otak untuk mengoordinasi gerakan. Kekurangan dopamin menyebabkan seseorang tidak mampu menggerakkan anggota tubuhnya dengan baik.

Gejala umum yang ditunjukkan orang dengan parkinson adalah gemetar, pergerakan lambat, otot kaku, masalah pada keseimbangan, dan hilang pergerakan refleks otomatis seperti tersenyum atau gerakan tangan menganyun ketika berjalan. Selain gejala motorik, parkinson juga menyebabkan penurunan fungsi kognitif, seperti demensia, cemas, depresi perubahan cara berbicara, atau insomnia. Gejala parkinson juga dapat berupa tekanan darah rendah dan konstipasi.
Penyakit ini biasanya sulit untuk terdiagnosis pada tahap awal.

Belum ada tes yang efektif untuk mendiagnosis parkinson, tetapi biasanya pasien didiagnosis setelah dokter melihat riwayat kesehatannya dan melakukan pemeriksaan saraf. Hingga saat ini, penyakit ini belum bisa disembuhkan. Terapi bertujuan untuk memperbaiki dan mengelola gejala. Reaksi seseorang terhadap terapi parkinson juga tidak seragam sehingga belum tentu satu jenis terapi cocok digunakan semua orang. Selain terapi dengan obat-obatan, pasien juga perlu melakukan terapi fisik dan berbicara serta perubahan gaya hidup untuk mengelola dan memperlambat perkembangan dari penyakit.

Parkinson memiliki 10 tanda awal yang menyebabkan Penyakit Parkinson diantaranya yaitu :

   1 Hilangnya indera penciuman.
   2 sulit tidur.
   3 Mengalami sembelit.
   4 Kurangnya ekspersi wajah.
   5 Lambat saat menulis.
   6 nyeri pada leher.
   7 Perubahan suara.
   8 Lengan tidak berayun.
   9 Berkeringat secara berlebihan.
   10 Perubahan suasana hati dan kepribadian.

Penyakit Parkinson bisa dicegah dengan cara :

Menghindari trauma otak dengan menghindari benturan yang keras karena pada dasarnya penyakit Parkinson disebabkan karena rusaknya neuron, unit terkecil otak manusia yang berfungsi menyampaikan pesan dari otak ke syaraf yang kemudian akan diteruskan ke anggota tubuh lain dan sebaliknya.

Meningkatkan latihan fisik dan aktivitas mental

Latihan fisik dan aktivitas mental adalah metode yang efektif dalam pencegahan dan pengobatan Parkinson dan juga dapat menunda penuaan jaringan otak. Dalam kehidupan sehari-hari beberapa latihan fisik dapat membantu menjaga kesehatan serta latihan membantu untuk mencegah penyakit.

Menjauh dari zat beracun

Hindari bahan kimia yang beracun, seperti insektisida, herbisida, pestisida, dan sebagainya. Menghindari atau mengurangi zat beracun terhadap sistem saraf manusia, zat beracun seperti karbon monoksida, karbon dioksida, mangan, merkuri, dll. Knalpot mobil mengandung banyak karbon monoksida, karbon disulfida, gas beracun sianida, dan gas beracun lainnya, gas-gas ini dapat menyebabkan kematian sel.

Informasi Gejala Penyakit Parkinson diatas memang akan sangat membantu anda semua untuk menjaga kesehatan, namun sebenarnya memang Penyakit Parkinson ini dapat dicegah dengan menghindari kelelahan mental, membatasi asupan vitamin B6, mengenakan sesuatu yang sederhana, memiliki cara makan yang benar, pencegahan Infeksi, menghindari kelelahan mental, membatasi asupan vitamin B6.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT FLU BURUNG

Flu merupakan salah satu penyakit yang bisa dikatakan musiman karena pada musim pancaroba banyak yang terkena penyakit flu ini. Akan tetapi flu tidaklah hanya sekedar flu, ternyata flu tersebut ada yang dari peruabahan musim dan terkena virus flu biasa dan ada juga Flu yang sangat berbahaya yaitu Flu Burung yang menyebabkan Penyakit Flu Burung.

Penyakit Flu Burung

Flu Burung atau avian influenza merupakan penyakit menular yang awalnya hanya menyerang burung, unggas dan kadang pada sapi serta babi, kemudian oleh proses mutasi genetik yang juga menyerang manusia. Penyebab Penyakit Flu Burung itu disebabkan oleh virus influenza A subtipe H5N1.

Flu Burung bisa menular ke manusia karena virus Influenza A subtipe H5N1 yang terinfeksi pada unggas, sehingga unggas mengeluarkan lendir dari mulut atau hidung dan unggas-unggas lainnya akan rentan terkena kontaminasi karena mereka umumnya hidup berkelompok, sangat mudah untuk menularkan dari satu ke yang lainnya. Manuisa lalu akan terinfeksi karena terjadi kontak dengan unggas yang sakit tersebut atau lingkungan yang telah terkontaminasi. Karena virus H5N1 ini bisa menular bukan saja lewat barang yang telah terkontaminasi dengan kotoran unggas yang sakit, tapi juga melalui udara dan air.

Gejala umum yang dapat terjadi pada Penyakit Flu Burung yaitu dengan ditandai adanya demam tinggi, keluhan pernapasan dan mungkin perut. Replikasi virus Flu Burung (H5N1) dalam tubuh dapat berjalan cepat sehingga pasien perlu segera mendapatkan perhatian medis. Penanganan medis maupun pemberian obat dilakukan oleh petugas medis yang berwenang. Selain itu obat-obatan yang biasa diberikan pada penderita Flu Burung yaitu penurun panas dan anti virus.

Diantara antivcirus yang dapat digunakan merupakan jenis antivirus yang menghambat replikasi dari neuramidase antara oseltamivir dan zanamivir yang masing-masing dari antivirus tersebut memiliki efek samping dan perlu diberikan dalam waktu tertentu sehingga diperlukan pendapat dari dokter.

Untuk mencegah penularan virus Flu Burung, maka anda beserta keluarga diharap memperhatikan hal-hal seperti di bawah ini.

    Menghindari berdekatan langsung dengan unggas dan hati-hati dengan daging ayam.
    Hindari berdekatan dan menyentuh kandang ayam, burung, pasar ayam, tempat pemeliharaan unggas, keluarga-keluarga yang memelihara unggas di rumahnya, kebun binatang, dan lain sebagainya.
    Apabila ada yang memelihara hewan unggas atau staf yang mempunyai tetangga memlihara unggas, maka harus waspada apabila melihat gejala-gejala aneh pada hewan tersebut.
    Jangan menyentuh secara langsung unggas yang sudah mati, kotoran maupun jeroannya.
    Bila membeli daging ayam, usahakan tanpa jeroan dan bagian sayap. Pada saat memasak.
    Daging ayam atau telurnya, hendaknya dipastikan panas api mencapai lebih dari 70C.
    Setelah selesai memasak daging ayam mentah, hendaknya mencuci tangan dan peralatan masak dengan sabun sampai bersih.
    Disarankan untuk sebisa mungkin menghindari tempat berkumpulnya banyak orang, tempat umum, serta membiasakan mencuci tangan dengan sabun serta berkumur setelah bepergian.
    Apabila muncul gejala-gejala yang menyerupai gejala terjangkitnya virus flu burung, harap langsung dibawa ke rumah sakit terdekat dan ter percaya untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan.

Demikianlah beberapa Gejala Flu Burung yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Ciri Ciri Penyakit Flu Burung, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Penyakit Flu Burung.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

CARA MENGETAHUI DIAGNOSA PENYAKIT OSTEOPOROSIS

Osteoporosis bisa dicegah. Pencegahannya yang harus dilakukan sejak dini. Sejak kecil Osteoporosis harus dicegah dengan penemuan asupan nutrisi secara baik, khusunya pemenuhan kebutuhan kalsiumnya. Selain dengan cara mencukupi kebutuhan nutrisi harian, Osteoporosis juga bisa dicegah dengan tidak mengkonsumsi lemak berlebih. Akan tetapi apakah anda tahu apa itu Osteoporosis?.

Penyakit Osteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya penurunan kepadatan tulang (densitas), di mana tulang menjadi berpori, sehingga orang yang mengidap penyakit osteoporosis akan sangat rapuh dan rentan terhadap jenis-jenis trauma, dan rentan juga terhadap fraktur (patah tulang). Penyakit ini umum dan biasanya mempengaruhi orang tua terutama setelah menopause, dan lebih banyak didominasi oleh perempuan atau sekitar 75% dari semua kasus

Osteoporosis tidak menunjukan gejala apapun ditahap awal. Beberapa ahli juga menyebutkan osteoporosis merupakan salah satu ppencuri diam-diam atau silent thief yang mencuri massa tulang kita sedikit demi sedikir tanpa pernah kita sadari. Selain tidak membuat tulang berderak, kehilangan tulang tidak membuat sendi Anda nyeri atau bengkak. Osteoporosis biasanya sidah dalam tahap lanjut ketika gejala muncul, ketika penyakit ini telah mematahkan tulang atau fraktur dan bisa menimbulkan deformitas, rasa nyeri dan gangguan fungsinya.

Gejala penyakit tulang osteoporosis biasanya ditunjukkan dengan kerapuhan tulang yang memudahkan terjadinya fraktur stress, yakni fraktur yang muncul dari tekanan pada tulang sewaktu melakukan kegiatan normal. Misalnya fraktur stress dapat terjadi pada kaki sewaktu berjalan atau melangkah turun dari tanjakan. Fraktur ini tidak luput sampai bertahun-tahun kemudian. Gejala penyakit tulang osteoporosis tidak menimbulkan rasa nyeri karena pengeroposan tulang yang terjadi tampa menimbulkan sensasi apapun. Namun, tulang yang keropos oleh osteoporosis dan kemudian patah bisa menyebabkan rasa nyeri.

Banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit Osteoporosis di Usia lanjut, karena Osteoporosis disebabkan oleh banyak faktor yang diantaranya yaitu :

    Faktor Usia.
    Konsumsi Obat-obatab yang mengandung kortikosteroid dalam jangka lama, misalkan obat asma, lupus dan sebagainya.
    Gaya Hidup yang kurang sehat.
    Kurang asupan kalsium.
    Kurang latihan fisik dan aktivitas.
    Bagi wanita, Haid yang tidak teratur atau lama tidak haid.
    kurangnya paparan sinar matahari.

Selain akan mengalami perubahan bentuk atau postur tubuh seperti, menjadi lebih pendek atau bongkok, penderita Osteoporosis juga akan mengalami keterbatasan dalam bergerak. Apalagi jika sudah mengalami patah tulang, pasien perlu bantuan orang lain yang bisa menyebabkan keterbatasan bersosialisasi. Hal ini tentunya juga akan memberikan dampak psikis pada penderitanya, dengan terbatasnya gerak bisa mengakibatkan stres karena keinginan beraktifitas terhalang. Selain itu, Osteoporosis juga akan memberikan dampak secara ekonomi karena penderita osteoporosis harus mengkonsumsi obat secara teratur dan terus menerus dengan harga obat yang mahal.

Untuk mencegah Penyakit Osteoporosis ada hal-hal yang penting untuk kesehatan tulang diantaranya yaitu dengan cukup asupan kalsium yang dapat ditemukan pada susu, kacang almond, brokokli, bayam, kubis, ikan salmon, ikan sarden, dan kacang-kacangan. Selain itu cukupi asupan vitamin D dan berolahraga secara teratur.

Baca juga: Obesitas

Informasi Gejala Penyakit Osteoporosis diatas memang akan sangat membantu anda semua untuk menjaga kesehatan, namun sebenarnya memang Penyakit Osteoporosis ini tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditanggapi dengan banyak mengkonsumsi vitamin D, makanan yang mengandung kalsium, banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan dan banyak lainnya.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI PENYEBAB DAN GEJALA PENYAKIT DIARE

Keadaan abnormal dari tubuh yang menyebabkan tidak nyaman merupakan salah satu ciri dari penyakit yang menyerang tubuh kita. Salah satu penyakit yang banyak terjadi akibat pola hidup yang tidak sehat yaitu Penyakit Diare yang dapat menyerang siapa saja, baik itu anak-anak mauoun orang dewasa.

Penyakit Diare

Diare merupakan sebuah penyakit dimana si penderita mengalami rangsangan yang sangat hebat untuk buang air besar yang terus menerus dan tinja dari orang yang mengalami Penyakit Diare ini memiliki kandungan air yang berlebihan. Diare bukanlah penyakit yang dapat dengan sendirinya, akan tetapi biasa terjadi karena ada sektor pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya Penyakit Diare.

Seperti yang anda ketahui bersama, orang dewasa normalnya melakukan buang air besar sebanyak satu atau dua kali sehari, sedangkan pada penyakit diare ini, buang air besar lebih sering yaitu lebih dari tiga kali sehari. Akan tetapi pada anak dan bayi frekuensi BAB normal bisa saja lebih sering terjadi dari pada orang dewasa, maka dari itu jangan mengira bahwa bayi diare walaupun buang air besar lebih tiga kali.

Penyakit Diare di golongkan menjadi 2 yaitu Diare Akut dan Diare Kronis. Gejala Diare yang biasanya disertai dengan buang air besar encer atau sering, karam perut, nyeri perut, demam, darah dalam tinja, kembung.

Penyebab Diare juga dapat terjadi ketika makanan dan cairan yang anda makan berlalu terlalu cepat atau terlalu besar jumlahnya pada saluran pencernaan (Usus). Secara normal, usus besar akan menyerap cairan dari makanan yang anda makan, dan meninggalkan kotoran yang setegah padat. Akan tetapi ketika cairan dari makanan yang dikonsumsi tidak diserap, maka hasilnya yaitu feses akan cair.

Selain itu Penyakit Diare ada kaitannya dengan infeksi virus atau bakteri yang terdapat dalam makanan dan berefek keracunan makanan. Salah satu gejala lainnya dari penyakit diare adalah gastroenteritis. Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan yang diakibatkan oleh infeksi atau keracunan makanan. Cara penanggulangan diare antara lain :

    1 Meminum oralit atau dapat membuatnya sendiri dengan melarutkan 1 sendok teh garam dan 8 sendok teh gula dalam 1 liter air matang.
    2 Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidak seimbangan elektrolit yang berbahaya dan berakibat fatal
    3 Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat.
    4 Menjaga kebersihan dan isolasi: Kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit

Secara umum Penyebab Diare antara lain terjadi karena infeksi virus, infeksi bakteri dan parasit, intoleransi makanan, alergi terhadap makanan, reaksi negatif terhadap makanan, penyakit usus, gangguan terhadap fungsi usus. Dan salah satu Pencegahan Penyakit Diare yaitu Mencuci Tangan Dengan Sabun. Karena tangan merupakan salah stu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan benda lain, maka sebelum makan disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari bakteri Penyebab Diare.

Demikianlah beberapa informasi tentang Penyakit Diare seperti diatas yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain mengetahu Gejala Penyakit Diare, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Penyakit Diare. Dimana pada umumnya Biang keringat ini bisa terjadi entah karena pola hidup yang tidak sehat, cuaca atau bahkan lingkungan anda.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT ASAM URAT

Penyakit Asam Urat  saat ini menjadi sebuah penyakit yang sering kali dialami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas. Akan tetapi hal ini jangan dikira menjadi penyakit ringan, karena Penyakit Asam Urat ini jika sedang meradang maka tidak akan terbayang sakitnya oleh penderita.


Penyakit Asam Urat

Asam Urat merupakan zat hasil metabolisme purin dalam tubuh. Zat asam urat ini biasanya akan dikuluarkan oleh ginjal melalui urine dalam kondisi normal. Namun dalam kondisi tertentu, ginjal tidak mampu mengeluarkan zat asam urat secara seimbang sehingga terjadi kelebihan  dalam darah. Kelebihan zat asam urat ini akhirnya menumpuk dan tertimbun pada persendian-persendian dan tempat-lainnya termasuk di ginjal itu sendiri dalam bentuk kristal-kristal.

Penyebab Asam Urat karena terjadinya penumpukan zat purin didalam tubuh. Zat purin tersebut merupakan zat yang terkadnung disetiap bahan makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging dan tumbuhan. Maka dari itu, jika anda sering mengkonsumsi makanan yang berasal dari makhluk hidup, maka zat purin yang terkandung didalamnya akan berpindah ke dalam tubuh anda. Makanan yang masuk kedalam tubuh akan diolah melalui proses metanolisme dan menghasilkan asam urat. Hal ini berarti pada setiap orang memiliki kadar asam urat. Hanya saja, jika kadar asam uratnya berlebihan dikarenakan mengkonsumsi zat purin berlebihan dan akan menyebabkan ketidak mampuan ginjal dalam mengeluarkannya, sehingga membuat kristal Asam Urat menumpuk di bagian persendian dan hal inilah yang menyebabkan mengapa persendian akan terasa nyeri dan bengkak.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa nyeri sendi memang merupakan indikator utama datangnya asam urat. Namun tidak semua perasaan nyeri di persendian bisa disimpulkan bahwa seseorang terkena asam urat. Untuk lebih jelasnya SitKes.com akan memberikan informasi tentang Gejala Asam Urat, dan lebih baik langsung saja anda simak seperi dibawah ini.

    Bagian persendian terasa nyeri, ngilu, bahkan tampak bengkak dan meradang (berwarna kemerahan).
    Umumnya, persendian akan terasa nyeri pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.
    Nyeri sendi yang ditimbulkan terjadi berulang kali.
    Bagian-bagian yang biasa diserang adalah sendi jari kaki, jari tangan, tumit, dengkul, siku dan pergelangan tangan.
    Pada kasus yang parah, persendian akan mengalami nyeri hebat saat bergerak.
    Jika anda mengalami gejala-gejala seperti itu, sebaiknya anda segera berkonsultasi ke dokter agar bisa diatasi sedini mungkin.

Adanya gejala atau tanda awal dari asam urat yang tidak segera ditangani dengan cepat akan menjadikan gejala awal tersebut berubah kepada gejala yang lebih kronis. Gejala yang sudah kronis tentu akan lebih menyulitkan kita untuk mengobati dan menyembuhkan.

Selain itu Asam Urat bisa dicegah dengan melakukan beberapa tips bagi Penderita Asam Urat yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, konsumsi makanan yang tinggi akan vitamin C, konsumsi buah dan sayur yang terbukti bisa meredakan Penyakit Asam Urat, konsumsi karbohidrat kompleks, hindari  pengkonsumsian karbohidrat sederhana seperti gula, permen, sirup serta hindari pekerjaan yang terlalu keras.

Gejala Penyakit Asam Urat seperti diatas merupakan gejala awal bagi orang yang terkena Penyakit Asam Urat, dengan adanya informasi yang telah diberikan semoga akan menambah wawasan kita semua dalam mengetahui Penyebab Penyakit Asam Urat yang terjadi pada seseorang dan diri kita sebelum penyakit tersebut menjadi kronis. Dengan menjaga pola makan dan menjalani kehidupan dengan lebih baik, maka akan sangat membantu dalam mengatasi Penyakit Asam Urat.

MENGENALI PENYEBAB DAN GEJALA PENYAKIT JERAWAT

Jerawat merupakan peradangan akibat tersumbatnya pori-pori kulit. Penyumbatan terjadi karena adanya berlebihan sekresi dari kelenjar minyak kulit dan akumulasi, sel-sel kulit mati. Kombinasi ini mendorong bakteri Propionibacterium berkembang biak dan menyebabkan peradangan meningkat kulit. Jerawat berasal dari kata yunani.


Jerawat

Jerawat yang paling umum terjadi yaitu jenis Acne vulgaris. Jerawat merupakan masalah bagi kebanyakan remaja, meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun. Selain itu Jerawat melintasi semua hambatan ras, budaya, usia, dan jenis kelamin dan Jerawat paling sering terjadi di wajah, akan tetapi dibagian lain juga dapat terjadi seperti di punggung, bahu, leher. Ada berbagai bentuk jerawat, termasuk komedo, whiteheads dan nodul bengkak atau jerawat, menunjukan sebagai benjolan kemerahan, mendidih seperti bengkak atau benjolan berisi nanah. Kadang-kadang Jerawat terjadi sendiri-sendiri, tanpa kista tambahan.

Penyebab Jerawat yaitu saat gangguan hormonal selama masa remaja. Jerawat biasanya akan hilang pada usia mencapai 20 tahun. Untuk beberapa, penderita berlanjut melampaui masa remaja, dalam bentuk bekas luka. Jerawat juga dapat terjadi karena make-up. Jerawat dapat mengurangi kepercayaan diri dan tidak mungkin untuk menghindari jerawat, meskipun dapat mencoba untuk mengawasi dan mencegahnya.

Jerawat biasanya akan timbul dan terjadi karena hal-hal seperti dibawah ini :

   1 Adanya sumbatan lapisan kulit mati pada pori-pori yang terinfeksi.
   2 Kelenjar minyak yang diproduksi terlalu berlebih.
   3 Faktor genetik turunan orang tua.
   4 Faktor hormon seperti puberitas.
   5 Adanya iritasi kulit.
   6 Gaya hidup atau pola hidup.
   7 Obat-obatan, dan lain-lain.

Anda tentunya harus mengenal Penyebab Jerawat agar anda bisa menanggulanginya dengan cepat. Banyak media informasi seperti halnya situs-situs di internet yang akan memberikan informasi tentang apa saja Jerawat. SitKes.com pun tidak ingin ketinggalan untuk membantu anda semua dengan menghadirkan informasi tentang Ciri-Ciri Jerawat. Dan lebih baik memang langsung saja anda semua simak cara membersihkan Jerawat di bawah ini.

Rajin Membersihkan Wajah

Dengan rajin merawat wajah sebaik mungkin dan membuatnya tetap bersih kemudian mengenali jenis kulit kita sebelum memilih sabun dan pembersih wajah. Seiring membersihkan wajah akan sangat baik sekali terutama setelah berpergian ke tempat yang berudara kotor debu dan polusi dan apabila memiliki waktu dan uang ada baiknya untuk memanjakan kulit dengan facial. Untuk pemberish muka, ada baiknya memilih sabun yang khusus untuk kulit wajah yang kemudian dilanjutkan dengan pembersih wajah dengan PH normal/Ph balance agar dapat mengangkat kotoran wajah dan minyak yang menempel erat.

Gaya Hidup Sehat

Makanlah makanan yang bergizi dan tidak berlebihan terutama makanan yang mengandung banyak minyak, banyak pengawet, berpenyedap rasa kuat dan pedas. Hindarilah makanan dan minuman yang mengandung banyak lemak dan kolesterol serta makanan yang dapat memicu jerawat seperti keju, susu full cream, gorengan, dan lain sebagainya.

Konsultasi Dengan Dokter Spesialis Kulit

Jika Jerawat terus membandel tidak mau hilang setelah melakukan berbagai tindakan pengobatan sendiri, maka sebaiknya kita konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mendiskusikan jerawat yang kita miliki. Dokter akan membantu menghilangkan Jerawat serta meminimalisir terbentuknya flek noda hitam pada wajah bekas Jerawat. Biasanya dokter akan memberikan obat antobiotik jika Jerawat kita meradang dan bernanah. Ikuti petunjuk dokter dengan baik agar antibiotik tidak malah membuat kuman Jerawat menjadi kebal obat-obatan. Jangan menggunakan obat Jerawat sembarangan karena dapat memperparah keadaan Jerawat.

Diatas mungkin beberapa Pencegahan Jerawat yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Ciri Ciri Jerawat, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Jerawat. Dimana pada umumnya Jerawat ini bisa terjadi karena  kadar minyak dalam wajah yang berlebih sehingga menyumpat pori-pori dan akan timbul Jerawat.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com