Sabtu, 31 Oktober 2015

MENGENALI GEJALA DAN PENYEBAB PENYAKIT BIANG KERINGAT

Keringat berlebih sangatlah mengganggu. Apalagi jika keringat itu menimbulkan Biang Keringat dengan bintik-bintik kecil yang sangat gatal. Biang Keringat itu akan sangat tidak nyaman karena rasa gatal serta iritasi yang ditimbulkan.

Biang Keringat

Biang keringat adalah suatu ruam kulit yang mengganggu, disebabkan ter sumbatnya kelenjar peluh (keringat) pada bagian tertentu. Biasanya biang keringat terjadi saat seseorang berkeringat lebih dari biasanya, misalnya saat cuaca panas atau lembab, namun demikian, tidak menutup kemungkinan biang keringat terjadi pada saat musim dingin.

Penyebab Biang Keringat adalah sumbatan pori-pori yang bersal dari kelenjar keringat. Pada saat cuaca panas tubuh akan mengeluarkan keringat, akan tetapi karena adanya penyumbatan maka keringat tertahan didalam kulit dan menyebabkan terbentuknya benjolan kecil berwarma merah. Dan apabila saluran kelenjar keringat tersumbat, maka keringat yang tertahan akan menyebabkan terjadinya peradangan yang selanjutnya akan menimbulkan iritasi dan gatal-gatal. Biang Keringat biasanya tampak sebagai lepuhan yang sangat kecil atau benjolan kemerahan yang sangat kecil dipermukaan kulit.

Mengobati Biang keringat tidak memerlukan pengobatan khusus dan ruam biasanya hilang setelah beberapa hari. Menghindari panas dengan tinggal di tempat teduh dan mengenakan pakaian katun longgar akan membantu meringankan gejala biang keringat. Jaga senantiasa kulit Anda tetap dingin dengan cara mandi, mandi juga akan membantu mencegah keringat berlebihan.

Tinggal di ruang ber-AC selama beberapa jam sehari juga akan memberikan bantuan yang cukup. Selain itu menggunakan lotion calamine akan meredakan daerah kulit yang terkena. Anda juga dapat menggunakan krim hidrokortison jika kulit Anda sangat perih dan gatal. Dan semuanya itu banyak tersedia di Apotek, dan anda bisa membelinya.

Berdasarkan perbedaan kelainan yang muncul dikulit, maka Biang Keringat dibedakan menjadi tiga jenis :

  1.  Miliaria Kristalina atau sumbatan yang terjadi pada bagian atas dari lapisan kuolit dan berukuran 1-2 mm.
  2. Miliaria Rubra atau sumbatan yang terjadi pada bagian tengah kulit dan berukuran 1-2 mm serta memiliki warna merah.
  3.  Miliaria Profunda atau Biang Keringat yang terjadi oleh sumabatan pada bagian dalam dari lapisan kulit biasanya berukuran 1-3 mm tidak meminmbulkan gatal.
Anda tentunya harus mengenal Cara Mengatasi Biang Keringat agar anda bisa menanggulanginya dengan cepat. Banyak media informasi seperti halnya situs-situs di internet yang akan memberikan informasi tentang apa saja Pengobatan Biang Keringat . SitKes.com pun tidak ingin ketinggalan untuk membantu anda semua dengan menghadirkan informasi tentang Gejala Sakit Jantung. Dan lebih baik memang langsung saja anda semua simak Pencegahan Biang Keringat di bawah ini.
1 Hindari Pakain Yang ketat.
2 Ketika Panas, tinggal ditempat teduh.
3 Pada musim panas, gunakan pakaian yang lembut, ringan, pakaian katun  Dan hindari pakaian terlalu hangat di musim dingin.
4 Mandi dengan air dingin dan sabun yang tidak membuat kering serta tidak mengandung wewangian atau pewarna.
5 Hindari penggunaan krim atau minyak. Dengan menggunakan krim atau minyak, tidak akan mencegah biang keringat. Akan tetapi dapat mengahalng pori-pori.
6 Untuk meredakan daerah kulit yang terkena biang keringat, bisa dengan menerapkan lotion calamine. Atau, bisa juga dengan menggunakan krim hidrokortison jika kulit sangat perih dan gatal. Biasanya jenis lotion dan krim ini banyak tersedia di apotek.

Diatas mungkin beberapa Pencegahan Biang Keringat yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Ciri Ciri Biang Keringat, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Biang keringat. Di mana pada umumnya Biang keringat ini bisa terjadi entah karena pola hidup anda yang tidak sehat, cuaca atau bahkan lingkungan anda.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT DEMAM BERDARAH

Indonesia memiliki 2 iklim yang sangat berperngaruh bagi kesehatan dan kehidupan manusia. Dengan perubahan iklim dari kemarau ke musim penghujan, tubuh akan merasakan perubahan yang terjadi dan dengan adanya perubahan ini komunitas suatu hewan penyebar penyakit akan menyerang manusia. Salah satu hewan yang menyebarkan virus dengan kondisi cuaca yang berubah ini yaitu Nyamuk yang menyebarkan virus DBD (Demam Berdarah Dengue).

Penyakit Demam Berdarah

Penyakit Demam Berdarah Dengue atau yang sering disingkat oleh masyarakat menjadi DBD ini merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang menyerang sel-sel darah. Virus ini ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti dan aedes albooictus. Nyamuk aedes aegypti ini hidup didaerah beriklim tropis dengan suhu lembab. Pada dasarnya, serangan nyamuk DBD ini di siang hari. Penyebab Penyakit Demam Berdarah yang utama adalah adanya virus dengue.

Virus dengue ini dapat masuk kedalam tubuh manusia melalui gigitan vektor pembawanya, yaitu jenis Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus, dan Aedes aegypti merupakan vektor yang paling banyak ditemukan menyebabkan demam berdarah ini. Nyamuk ini dapat membawa virus dengue setelah menghisap darah orang yang telah terinfeksi virus tersebut.

Sesudah masa inkubasi virus didalam nyamuk selama 8-10 hari, maka nyamuk yang terinfeksi dapat menyalurkan virus dengue tersebut kepada manusia yang sehat yang digigitnya. Selain itu nyamuk betina juga dapat menularkan virus dengue tersebut lewat telurnya. Dan yang perlu diketahui ternyata tingkat resiko terjangkit penyakit demam berdarah akan meningkat pada seseorang yang memiliki antibodi terhadap virus dengue akibat infeksi pertama.

Tanda Dan Gejala Penyakit Demam Berdarah ini ditunjukan melaluui munculnya demam secara tiba-tiba, disertai sakit kepala berat, sakit pada sendi otot dan ruam, ruam demam berdarah mempunyai ciri-ciri merah terang yang biasanya muncul pada badan pasien. Selain itu, radang perut bisa juga muncul dengan kombinasi sakit disekitar perut, rasa mual, muntah-muntah atau diare, pilek ringan disertai batuk.

Dengan kondisi yang seperti ini perlu diwaspadai dan disikapi dengan pengetahuan yang luasa oleh penderita dan keluarga yang harus segera konsultasi ke dokter apabila pasien mengalami demam tinggi 3 hari berturut-turut. Banyak sekali kejadian di Indonesia ini yang menganggap remeh Gejala Penyakit Demam Berdarah.

Penyakit Demam Berdarah ini bisa menyebabkan beberapa jenis demam, berikut jenis-jenis demam berdarah dan gejala-gejala yang menyertainya, diantaranya yaitu :

    Demam Biasa

    Deman Berdarah ( Klasik ), Demam berdarah ini menunjukkan gejala-gejala yang umum dan berbeda-beda tergantung usia pasien. Gejala umum pada bayi dan anak-anak biasanya demam dan muncul ruam. Sedangkan pada usia remaja dan dewasa, gejalanya adalah demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri dibelakang mata, nyeri pada tulang dan sendi, mual dan muntah, serta muncul ruam pada kulit. penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit ( keping darah ) biasanya juga sering terjadi. Dan pada beberapa epidemi, pasien juga mengalami pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah, pendarahan saluran cerna, kencing berdarah dan pendarahan hebat pada saat menstruasi.

    Demam Berdarah ( Hemoragik ), Demam berdarah ini juga menunjukkan gejala sama seperti gejala pada demam berdarah klasik. Tetapi juga ditambah 4 gejala utama yaitu, demam tinggi, pendarahan hebat, pembesaran hati dan kegagalan sistim sirkulasi darah. Adanya kerusakan pembuluh darah, pembuluh limfa, pendarahan dibawah kulit yang membuat kulit menjadi kebiruan. salah satu karakteristik yang membedakan dengan demam berdarah klasik adalah terjadinya kebocoran plasma darah. Fase kritis 2-7 hari demam tinggi, dan terjadi penurunan suhu tubuh secara drastis, akan terus berkeringat, sulit tidur, dan terjadi penurunan tekanan darah. Apabila terapi elektrolit dilakukan dengan cepat dan tepat maka pasien dapat sembuh, dan bila tidak hal tersebut bisa menyebabkan kematian.

    Syndrom Syok Dengue, Syndrom syok dengue ini adalah tingkat terinfeksi demam berdarah paling parah. Syndrom syok ini biasanya terjadi pasien yang sudah terinfeksi untuk kedua kalinya. Pada hal ini umumnya berakibat sangat fatal yang berujung pada kematian, terutama pada anak-anak apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Durasi syok ini sangat cepat . Tubuh yang dingi, sulit tidur dan sakit dibagian perut adalah tanda-tanda yang umum sebelum terjadi syok. Bila hal itu terjadi pasien akan meninggal dalam kurun waktu 12-24 jam setelah syok berlangsung, dan pasien akan sembuh apabila usaha terapi untuk mengembalikan cairan tubuh dilakukan secara cepat dan tepat. Mungkin sekitar 2-3 hari pasien yang telah melewati syok ini akan sembuh, dengan ditandai pengeluaran urine yang sesuai dan kembalinya nafsu makan.

Untuk menghindari terjangkitnya penyakit demam berdarah lakukan pencegahan disekitar lingkungan anda, yaitu dengan cara mengendalikan vektor nyamuk, antara lain menguras kamar mandi, menguras penampungan air sekurang-kurangnya seminggu sekali, menguras vas bunga dan tempat minum burung sekali seminggu, menutup rapat tempat penanpungan air, mengubur botol dan kaleng bekas disekitar rumah.

Demikianlah informasi tentang Penyakit Demam Berdarah yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Penyebab Penyakit Demam Berdarah, anda juga sebaiknya harus mengetahui Gejala Penyakit Demam Berdarah.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENAL GEJALA PENYAKIT CHIKUNGUNYA

Di Indonesia banyak sekali jenis pengobatan yang dilakukan untuk mengobati suatu penyakit yang diantaranya yaitu penyakit yang sangat berbahaya bagi setiap penduduk sekitar dan penyakit ini menular akibat adanya suatu perantara yang menyebarkan penyakit itu sendiri yang salah satunya yaitu

Penyakit Chikungunya.

Penyakit Chikungunya merupakan jenis penyakit yang terjangkit pada suatu kawasan atau populasi yang disebabkan oleh virus aplhavirus yang merupakan keluarga Togaviridae dan ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang sama juga menularkan Penyakit Demam Berdarah. Meskipun masih satu familly dengan Penyakit Demam Berdarah, penyakit Chikungunya tidak mematikan. Virus Chikungunya pertama kali diidentifikasi di Tanzania.

Nama Chikungunya berasal dari bahasa Swahlii yang memiliki arti berubah bentuk atau bungkuk, maka taj heran dengan penderita Penyakit Chikungunya yang memang kebanyakan akan mengbungkuk akibat rasa nyeri yang ditimbulkan pada persendian tangan dan kaki. Penyebab Penyakit Chikungunya terjadi oleh infeksi virus Chikungunya yang satu familly dengan Virus Dengue.

Penyebab Penyakit Chikungunya ini ditularkan virus yang masuk dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus yang juga nyamuk penular DBD. Gejala Penyakit Chikungunya tidaklah jauh berbeda dengan Penyakit Demam Berdarah, salah satunya yaitu terjadinya demam tinggi, sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, serta timbulnya bintik-bintik merah terutama pada bagian badan dan tangan.

Meski dengan adanya Gejala Penyakit Chikungunya yang hampir mirip dengan Penyakit Demam Berdarah, akan tetapi pada Penyakit Chikungunya tidak terjadi pendarahan hebat, shock, maupun kematian. Selain itu masa inkubasinya dua saampai empat hari, sementara mainfestasinya 3-10 hari.

Penyakit Chikungunya dapat dicegah dengan cara menghindari atau membasmi nyamuk pembawa virusnya. Nyamuk penyebab Penyakit Chikungunya ini senang hiudp dan berpopulasi di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Serangga yang memiliki corak hitam putih ini juga senang hidup dibenda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang menggantung di kamar dan tempat yang gelap dan pengap.

Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. lnsektisida yang digunakan untuk membasmi nyamuk ini adalah dari golongan malation, sedangkan themopos untuk mematikan jentik-jentiknya.

Penyakit chikungunya ini berkait dengan kesehatan lingkungan. Kesadaran menciptakan lingkungan yang bersih menjadi keharusan tiap orang. Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan seperti sekarang. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat.

Dengan demikian informasi seperti diatas yang membahas Penyakit Chikungunya ini sebaiknya anda semua ketahui. Akan tetapi selain mengetahui Penyebab Penyakit Chikungunya, anda juga sebaiknya harus mengetahui Gejala Penyakit Chikungunya yang bisa terjadi.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

GEJALA DAN PENYEBAB TIMBULNYA PENYAKIT BIPOLAR

Belakangan ini, Gangguan Bipolar banyak dibicarakan bersamaan dengan munculnya kasus kasus Penyakit Bipolar yang menyerang sederetan selebriti dan gangguan kejiwaan Bipolar saat ini sedang menjadi pembahasan utama. Akan tetapi apakah anda mengetahui apa itu Bipolar? dan Penyakit apakah itu?


Penyakit Bipolar

Penyakit Bipolar termasuk ke dalam jenis Penyakit Psikolog yang ditandai dengan perubahan perasaan suasana hati berganti secra tiba-tiba dengan cepat dan ekstrim antara dua kutub (Bipolar) berlawanan, seperti suasana hati bahagia dengan kesedihan yang mendalam.

Faktor Penyebab Penyakit Bipolar ada tiga macam, yaitu karena adanya masalah genetik, faktor lingkungan, dan faktor fisiologi yakni karena terganggunya fungsi syaraf dan cairan keseimbangan di otak manusia. Pengidap Penyakit Bipolar ini rata-rata dialami oleh pekerja seni, dan penulis, karena faktor pekerjaan yang menuntut stabilitas mood dan ketenangan jiwa, terkadang bisa memicu munculnya bipolar disorder. Pada satu saat mereka sangat produktif berkarya, tapi di lain waktu karena bad mood mereka melakukan tindakan kontra produktif.

Pengidap Penyakit Bipolar ini, saat muudnya sedang baik itu pengidap bipolar akan bertindak bahagia, energik, atau pemarah secara tidak normal. Mereka sering membuat keputusan yang kurang dipikirkan konsekuensi-konsekuensinya. Sedangkan saat moodnya tidak bagus atau depresi, pengidap bipolar disorder mungkin akan menangis, kontak mata yang buruk dengan orang lain, dan pandangan negatif terhadap kehidupan. Risiko bunuh diri atau melukai diri sendiri pada orang-orang dengan gangguan ini lebih tinggi.

Gejala awal dari Penyakit Bipolar merupakan ciri-ciri awal yang terjadinya kelainan jiwa yang diantaranya yaitu gembira berlebihan, mudah tersinggung sehingga mudah marah, merasa dirinya sangat penting, merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain, penuh ide dan semangat baru, cepat berpindah dari suatu ide ke ide lain, menyusun rencana yang tidak masuk akal, membuat keputusan aneh, sangat aktif, sulit tidur, merasa sangat bersemangat.

Penyakit Bipolar akan menunjukan gejala-gejala yang berbeda sesuai dengan levelnya, oleh karena itu terdapat tiga jenis Bipolar yaitu Bipolar Disoreder Tipe1 Bipolar Disoreder
Tipe2 dan Unipolar.
Dan pada unipolar ini terdapat gejala yang diperlihatkan hanya satu gejala depresi saja. Sedangkan pada bipolar 1 dan 2 sama-sama memiliki episode manik dan depresi. Namun perbedaannya terletak pada maniknya.

Cara mengatasi Penyakit Bipolar ini, bagi penderita Bipolar harus menjalani kehidupan dengan lebih baik yaitu dengan cara hidup lebih sehat dan melakukan kegiatan serta kebiasaan sehari-hari yang normal. Pastinya diperlukan ilmu pengetahuan yang sangat banyak terutama mengenai Bipolar baik dari tanda-tanda Gejala Penyakit Bipolar serta bagaimana cara mengatasinya dengan baik. Hindari berbgai kegiatan dan aktivitas yang membuat stress dan carilah dukungand ari orang yang baik serta dapat dipercaya.

Informasi Gejala Penyakit Bipolar seperi diatas merupakan gejala awal bagi orang yang terkena Penyakit Liver, dengan adanya informasi yang telah diberikan semoga akan menambah wawasan kita semua dalam mengetahui Penyebab Penyakit Bipolar yang terjadi pada seseorang dan diri kita sebelum penyakit tersebut menjadi kronis. Dengan menjaga pola makan dan menjalani kehidupan dengan lebih baik yaitu dengan cara hidup lebih sehat dan melakukan kegiatan serta kebiasaan sehari-hari yang normal

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENAL DIAGNOSA PENYAKIT OBESITAS

Setiap orang memang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, penyekat panas, penyerap guncangan, dan lainnya. Namun dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak justru akan merugikan metabolisme tubuh. Pengendalian berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan merupakan usaha jangka panjang. Agar aman dan efektif, setiap program penurunan berat badan harus ditujukan untuk pendekatan jangka panjang.

Obesitas

Definisi Obesitas merupakan keadaan di mana terjadi penumpukan lemak yang berlebihan di dalam tubuh dan dapat diekspresikan dengan perbandingan berat badan serta tinggi badan yang meningkat. Obesitas merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian khusus karena berkaitan dengan berbagai faktor risiko penyakit.

Sementara menurut WHO, Obesitas didefiniskan sebagai akumulasi lemak yang abnormal atau berlebihan yang berpeluang menimbulkan beberapa risiko kesehatan pada individu. Obesitas adalah kondisi di mana lemak tubuh menumpuk sehingga bisa menimbulkan efek buruk pada kesehatan. Obesitas digolongkan menjadi tiga tingkatan yaitu :

  •     Obesitas ringan (kelebihan berat badan 20% s/d 40%).
  •     Obesitas sedang (kelebihan berat badan 41% s/d 100%).
  •     Obesitas berat (kelebihan berat badan lebih besar dari 100%).

Obesitas akan memiliki konsekuensi besar pada masalah kesehatan masyarakat. Anak yang Obesitas cenderung akan menjadi orang dewasa gemuk. Sebagaimana menurut Addesa et al (2010), sebanyak 42-63% anak¬-anak obesitas di Amerika Serikat telah menjadi orang dewasa gemuk. Saat ini Obesitas merupakan salah satu tantangan paling serius kesehatan masyarakat. Prevalensi obesitas terus meningkat sebagaimana data WHO tahun 2010, diamana diperkirakan lebih dari 42 juta anak diseluruh dunia mengalami kelebihan berat badan. Faktor obesitas berperan terhadap terjadinya penyakit degenerative.

Secara ilmiah, Obesitas terjadi akibat lebih banyak mengkonsumsi kalori dari yang diperlukan oleh tubuh. Penyebab Obesitas ini terjadi karena ketidak seimbangan antara asupan dan pembakaran kalori ini masih belum jelas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya Obesitas. Dan pastinya anda juga tentunya ingin mengetahui dimana bisa mendapatkan informasi tentang Obesitas tersebut. SitKes.com akan membantu anda semua yang saat ini memang ingin mengetahui informasi tentang Faktor Yang Mempengaruhi Obesitas, dan memang tanpa harus berbicara lebih panjang lebar lagi langsung saja disimak Penyebab Obesitas di bawah ini.

Faktor Genetik

Obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Akan tetapi, anggota keluarga tidak hanya berbagai gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup yang bisa mendorong terjadinya obesitas.

Faktor Lingkungan

Selain faktor genetik, lingkungan sekitar seperti prilaku atau pola hidup apa kualitas dan kuantitas makanan serta bagaimana seseorang beraktivitas. Jika genetik tidak diubah, pola makan dan aktivitas dapat diubah jika ada kemauan dari seseorang untuk memperbaiki hidupnya.

Faktor Psikis

Banyak sekali orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Salah satu bentuk gangguan emosi yaitu persepsi diri yang negatif. Gangguan ini merupakan masalah yangs erius pada banyak wanita muda yang menderita obesitas.

Penyebab Obesitas diatas memang akan sangat membantu anda semua untuk menjaga kesehatan, namun sebenarnya memang Obesitas ini apabila dibiarkan saja akan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan diantaranya hipertensi, jantung koroner, diabetes melitus, radang sendi, batu empedu, kanker dan masih banyak lainnya.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT KATARAK

Katarak merupakan salah satu penyakit mata jika pada lensa mata terdapat bercak putih menyerupai awan.

Pada umumnya gejala penyakit katarak ini tidak menimbulkan iritasi ataupun rasa nyeri hanya saja bisa mengganggu penglihatan Anda, membuat mata silau dan juga mempengaruhi jarak pandang Anda.

Berikut Adalah Gejala Penyakit Katarak :

Gangguan pada pandangan mata Anda
Pandangan menjadi kabur , suram dan seperti ada banyangan di bawah kurnis.
Menjadi lebih peka terhadap cahaya.
Jika memandangi sinar akan terlihat apakah kontak fisik Anda.
Jika membaca memerlukan cahaya yang terang
Jika melihat dengan satu mata pandangan ganda
Warna yang dlihat cenderung memudar dan juga menguning

Katarak adalah salah satu penyakit mata yang pada bagian belakang mata terdapat bercak putih seperti awan yang berkabut. Pada Katarak yang berkaitan dengan penuaan, jaringan dalam lensa mata mulai rusak dan saling menggumpal, menyebabkan lensa kurang lentur dan transparan. Kabut pada lensa ini atau Katarak ini mempengaruhi pandangan seseorang, membuat penglihatan semakin samar. Gangguan penglihatan ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehati-hari dan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Selain ini Katarak terdapat beraneka jenis bentuk masalah penglihatan diantaranya yaitu Katarak Nuklear dan Katarak Kortikal.

Katarak

Katarak Nuklear adalah katarak yang menyerang pusat lensa, membentuk lensa berkabut berwarna kuning pada mata. Hal ini menyebabkan rabun jauh dan bahkan gambar tampak ganda atau lebih dari satu. Pada akhirnya, katarak kuning menjadi berwarna coklat lebih padat, menyebabkan penderita tidak dapat membedakan berbagai bentuk warna. Sedangkan Katarak kortikal menyerang tepi luar lensa, berkembang perlahan-lahan menuju ke bagian tengah.

Hal ini tanpak sebagai coretan berwarna keputihan di tepi luar lensa. Penderita dengan bentuk katarak ini melihat coretan dalam penglihatannya dan terutama rentan terhadap masalah silau. Hal ini menyebabkan masalah seperti lingkaran cahaya ketika melihat sumber cahaya saat malam hari, penurunan penglihatan saat membaca dan penglihatan pada cahaya terang.

Meskipun sebagian besar katarak terkait dengan usia, terdapat faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko terkena katarak. Risiko ini mencakup mereka yang merokok, mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang terlalu berlebihan, pernah mengalami cedera mata atau bedah mata. Orang dengan tekanan darah tinggi, diabetes atau riwayat katarak dalam keluarga juga memiliki risiko perkembangan katarak yang lebih besar. Penggunaan steroid juga berkontribusi pada risiko perkembangan katarak. Dalam beberapa kasus, katarak juga muncul di saat kelahiran.

Selain itu Gejala Katarak bisa anda ketahui seperti berikut :

    Penglihatan berkabut atau samar.
    Melihat lingkaran cahaya di sekitar cahaya pada malam hari.
    Kepekaan pada kondisi silau.
    Sulit membedakan bentuk warna.
    Melihat gambar ganda atau lebih dari satu.
    Sulit melihat pada malam hari.

Anda tentunya harus mengenal Gejala Katarak agar anda bisa menanggulanginya dengan cepat. Banyak media informasi seperti halnya situs-situs di internet yang akan memberikan informasi tentang apa saja Jenis Katarak. Kali ini SitKes.com pun tidak ingin ketinggalan untuk membantu anda semua dengan menghadirkan informasi tentang Katarak. Dan lebih baik memang langsung saja anda semua simak Penyebab Katarak di bawah ini.

Usia

Usia adalah salah satu penyebab utama munculnya katarak. Protein lensa Anda akan semakin menurun ketika usia Anda bertambah. Selain faktor tersebut, faktor lingkungan juga dapat menyebabkan katarak.

Genetika

Genetika juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya katarak. Sebab kelainan kromosom mampu mempengaruhi kualitas lensa mata Anda.

Diabetes

Diabetes kerap kali dituding menjadi penyakit yang dapat menyebabkan katarak. Sebab enzim aldosa reduktase yang ada di dalam tubuh penderita diabetes mampu memicu timbulnya penyakit katarak.

Infeksi

Jenis infeksi tertentu seperti kusta, toksoplasmosis, dan cysticercosis dapat memicu timbulnya katarak. Oleh karena itu apabila Anda mengalaminya, sebaiknya segera obati penyakit tersebut sebelum infeksi penyakit ini menyebar.

Penggunaan Obat Tertentu

Ada beberapa jenis obat tertentu yang mampu mempengaruhi penglihatan mata Anda. Obat-obatan seperti kortikosteroid terbukti mampu menyebabkan timbulnya katarak.

Diatas mungkin beberapa Penyebab Katarak yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Gejala Katarak, anda juga sebaiknya harus mengetahui Jenis Katarak. Dimana pada umumnya Jerawat ini bisa terjadi karena faktor usia, gentika, diabetes, pengarih obat-obatan dan masih banyak lainnya yang menyebabkan Katarak.

http://mengenaligejalamacampenyakit.blogspot.com

MENGENALI GEJALA PENYAKIT KEPUTIHAN

Keputihan terjadi akibat infeksi yang disebabkan oleh bakteri, vitus, serta parasit, yang disertai rasa gatal di dalam kemaluan wanita dan sekitar bibir kemaluan wanita. Infeksi yang terjadi dapat menyebabkan peradangan pada saluran kencing, yang dimana ketika penderita buang air kecil akan merasakan sakit.

Keputihan ditandi dengan keluarnya cairan putih kekuningan dari sluran kemaluan wanita, namun hal ini terjadi secara normal ketika wanita sebelum ataupun sesudah haid, namun pada wanita tertentu.berdasarkan gejalanya, keputihan dibagi menjadi dua jenis, keputihan normal dan abnormal.

Keputihan normal ditandai dengan keluarnya cairan lender jernih pada periode subur tanpa mengeluarkan bau dan rada gatal.
Penyebab Keputihan :

  • Infeksi yang Disebabkan Bakteri, Jamur, dan Parasit
  • Kurang Menjaga Kebersihan Organ Intim
  • Sering Menggunakan Tissue Basah Setelah Buang Air Kecil / Besar
  • Memakai Pakaian Dalam Yang Terlalu Ketat
  • Sering Bertukar Celana Dalam dengan Orang Lain
  • Stres
  • Kelelahan
  • Hidup Dalam Lingkungan Kotor
  • Sering Menggaruk Organ Intim
  • Sering Berganti Pasangan dalam Berhubungan
  • Pola Hidup Tidak sehat
Berikut ini Adalah Gejala Penyakit Keputihan :

  • Keluar Cairan Berwarna Putih atau Kuning Dari kemaluan wanita
  • Rasa Gatal Pada Bibir kemaluan wanita
  • Iritasi Pada kemaluan wanita
  • Mengeluarkan Bau tidak Enak (jika keputihan sudah parah)